Jumat, 24 Januari 2014

Kupas tuntas manfaat dan bahaya pemakaian Crystal X

Crystal X 2013

Manfaat dan bahaya Crystal X - Anda telah mengenal Crystal X sebelumnya? Apa manfaat Crystal X? Apa bahaya pemakaian Crystal X bagi wanita? Bagaimana cara pemakaian Crystal X? Apa saja ciri-ciri Crystal X asli NASA? Berapa harga Crystal X yang asli? Dimana saya dapat membeli Crystal X yang asli? Bagaimana cara menjadi distributor Crystal X?
Seperti biasa, kita akan mengupas beberapa pertanyaan diatas.

Selain produk pupuk organik NASA, PT. Natural Nusantara juga memproduksi produk kesehatan yang bernama "Crystal X". Demikian terkenalnya produk Crystal X ini hingga saya sebagai distributor resmi nasa berminat membahas tentang Crystal X yang memiliki banyak manfaat bagi wanita. Ya, sudah banyak keterangan di internet tentang kedahsyatan produk yang satu ini.

Apa manfaat Crystal X bagi wanita?

Terimakasih anda telah mampir ke web saya, berarti anda (minimal) pernah mendengar dan tertarik pada produk Crystal X ini. Saya tidak akan menjual omongan tentang Crystal X dan menjelaskan panjang lebar lagi tentang Crystal X. Secara umum, Crystal X memiliki manfaat sebagai berikut :
  • Crystal X dapat membasmi kuman dan bakteri pada daerah kewanitaan.
  • Crystal X dapat membersihkan kotoran atau kerak pada vagina.
  • Crystal X dapat mengaktifkan dan melenturkan kembali selaput vagina.
  • Crystal X dapat mencegah timbulnya berbagai kanker berbahaya pada daerah kewanitaan.

Apa bahaya pemakaian Crystal X bagi wanita?

Hampir tidak ada bahaya atau efek samping pemakaian Crystal X ini. Bahkan kami dapat mengatakan Crystal X ini tidak berbahaya sama sekali selama penggunaannya benar. Jadi Crystal X aman digunakan bagi wanita.
Alasannya adalah :
  • Crystal X merupakan produk alami yang diramu dari berbagai macam tumbuhan. Proses pembuataannya telah memenuhi standar ISO dan pengawasan BPOM secara kontinyu. Produk Crystal X ini telah terdaftar BPOM Indonesia.
  • Crystal X bukan merupakan obat pereda rasa sakit yang berhubungan dengan sistem syaraf. Maka dapat diambil kesimpulan bahwa Crystal X tidak akan menimbulkan kecanduan.

 Bagaimana cara pemakaian Crystal X?

  • Bagi yang telah berkeluarga : Basahi Crystal-X dengan air, lalu masukan Crystal X ke vagina sedalam 4 cm dan putar selama 10 putaran (10 detik). Keluarkan dan bersihkan dengan air, kemudian di lap dengan kain kering dan bersih. Simpan di tempat kering dan tertutup baik.
  • Bagi yang masih gadis : Rendam Crystal-X dalam air suam-suam kuku selama 1-5 menit dan dipakai untuk membersihkan/membasuh organ kewanitaan. Cara ini juga dapat digunakan bagi wanita berkeluarga yang enggan melakukan cara pertama.
Tambahan :
  • Dipakai 2x sehari sehabis mandi untuk perawatan.
  • Untuk pengobatan dapat dipakai 3 kali sehari.
  • Dapat juga dipakai sebelum berhubungan intim dengan suami.

 Apa saja ciri-ciri Crystal X asli NASA?

  • Crystal X asli mempunyai kode nomor urut penerbitan dari PT. Natural Nusantara (NASA), yang tidak bisa di hapus atau dibuat selain PT. Natural Nusantara (NASA) Yogyakarta.
  • Crystal X asli terdapat hologram pelangi bertuliskan NASA. Hologram ini menempel pada kemasan Crystal X pada bagian dalam dan segel plastik, jika di lepas maka akan meninggalkan bekas pada kemasan dan plastik sampul.
  • Crystal X asli terdapat hologram pelangi yang kalau di lihat dari sudut yang berbeda akan nampak tulisan "IRU" dengan garis melengkung di bawahnya. Hologram ini terdapat di box hitam, bukan di kemasan plastik luar.
  • Crystal X asli tertera label HALAL.

Berapa harga Crystal X yang asli?

Harga Crystal X asli untuk wilayah aceh  adalah Rp. 203.500, (dua ratus tiga ribu lima ratus rupiah). Ini adalah harga normal Crystal X, banyak bertebaran Crystal X yang lebih murah, namun diragukan keasliannya. Jika anda benar-benar menginginkan Crystal X dengan harga spesial, maka anda harus mendaftar terlebih dahulu menjadi member NASA.


Demikianlah ulasan distributor resmi NASA terhadap produk Natural Crystal X. Semoga bermanfaat.
Untuk info dan pemesanan maupun pendaftaran silahkan hubungi kami :
RIZKI AULIA
- 085260699210
- Pin BB 7613F3D3

Note: gratis ongkos kirim Wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar


Pupuk Organik Cair (POC) NASA

 POC NASA merupakan produk multiguna, dapat diaplikasikan untuk pertanian, perkebunan, perikanan, bahkan peternakan

Levelling off (tingkat produksi yang sulit naik lagi) bahkan penurunan produksi pertanian di Indonesia di antaranya disebabkan oleh pengerasan lahan (kerusakan tanah), penggunaan pupuk kimia yang tidak terkendali dan bijaksana, kekurangan unsur mikro, kekurangan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) serta serangan hama dan penyakit tanaman. Kondisi yang demikian akan menghambat pertanian yang produktif (bobot panen tinggi), berkualitas (mutu panen: rasa, aroma, warna, ketahanan penyimpanan, kandungan kimia) dan lestari, berkelanjutan (lingkungan tidak rusak). Berpijak semua hal tersebut maka Pupuk Organik Cair (POC) NASA di produksi.

Pupuk Organik Cair NASA merupakan produk organik murni berbentuk cair dari limbah ternak dan unggas, limbah alam dan tanaman, beberapa jenis tanaman tertentu serta “bumbu-bumbu / zat-zat alami tertentu” yang diproses secara alamiah dengan konsep “ZERO EMISION CONCEPT”.

Pupuk Organik Cair NASA berfungsi Multiguna yaitu selain terutama dipergunakan untuk semua jenis tanaman pangan (Padi, palawija, dll), horti (Sayuran, buah, bunga) dan tanaman tahunan (Coklat, kelapa sawit, karet, dll) juga untuk ternak/unggas dan ikan/udang. Kandungan unsur hara mikro dalam 1 liter Pupuk Organik Cair NASA mempunyai fungsi setara dengan kandungan unsur hara mikro 1 ton pupuk kandang. Kandungan Humat dan Fulvat yang dimiliki Pupuk Organik Cair NASA ber-angsur-angusr akan memperbaiki konsistensi (kegemburan) tanah yang keras serta melarutkan SP-36 dengan cepat.
Kandungan Hormon / Zat Pengaturan Tumbuh (Auxin, Gibrelin, Dan Sitokinin) akan mempercepat perkecambahan biji, pertumbuhan akar, perbanyakan umbi, fase vegetatif/pertumbuhan tanaman serta memperbanyak dan mengurangi kerontokan bunga dan buah. Aroma khas Pupuk Organik Cair NASA akan mengurangi serangan hama (insect). Pupuk Organik Cair NASA akan memacu perbanyakan pembentukan senyawa polyfenol untuk meningkatkan daya tahan tanaman terhadap serangan penyakit. Jika serangan hama penyakit melebihi ambang batas pestisida tetap digunakan secara bijaksana (Pupuk Organik Cair NASA hanya mengurangi serangan hama penyakit, bukan untuk menghilangkan sama sekali).

Pupuk Organik Cair NASA mempercepat dan memperbanyak pertumbuhan plankton sebagai pakan alami ikan/udang dan menetralkan/mengikat senyawa berbahaya dalam perairan kolam/tambak. Pencampuran dengan pakan ikan/udang akan memperkaya kandungan mineral, protein, lemak nabati dan vitamin yang dibutuhkan ikan/udang.

Pupuk Organik Cair NASA juga memberikan mineral-mineral, protein, lemak nabati dan vitamin untuk meningkatkan bobot ternak/unggas, menambah nafsu makan ternak/unggas dan menurunkan tingkat kematian. Pupuk Organik Cair NASA berperan juga untuk membantu menurunkan kadar kolesterol dalam daging unggas serta mengurangi kadar amoniak pada kotoran unggas sehingga akan mengurangi bau tak sedap dari kotoran unggas.

*Catatan: walaupun Pupuk Organik Cair NASA sudah mengandung hormon namun untuk hasil yang lebih optimal sangat bagus jika dipadukan dengan HORMONIK.

Kesimpulannya adalah POC NASA merupakan Formula khusus terutama untuk tanaman juga peternakan dan perikanan yang dibuat murni dari bahan-bahan organik dengan fungsi multiguna:
  1. Meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi tanaman serta kelestarian lingkungan/tanah ( aspek K-3: Kuantitas – Kualitas – Kelestarian).
  2. Menjadikan tanah yang keras berangsur-angsur menjadi gembur.
  3. Melarutkan sisa pupuk kimia di anah (dapat dimanfaatkan tanaman).
  4. Memberikan semua jenis unsur makro dan unsur mikro lengkap.
  5. Dapat mengurangi penggunaan Urea, SP-36, dan KCL ± 12,5%-25%
  6. Setiap 1 liter Pupuk Organik Cair NASA memiliki fungsi unsur hara mikro setara dengan 1 ton pupuk kandang.
  7. Memacu pertumbuhan tanaman dan akar, merangsang pengumbian, pembungaan dan pembuahan serta mengurangi kerontokan bunga dan buah (mengandung hormon/ZPT Auksin, Giberelin, dan Sitokinin).
  8. Membantu perkembangan mikroorganisme tanah yang bermanfaat bagi tanaman (cacing tanah, Penicilium glaucum, dll).
  9. Meningkatkan daya tahan tanaman terhadap hama dan penyakit.
  10. Meningkatkan bobot unggas (ayam, bebek, dll), ternak besar (sapi, kambing, dll), ikan serta udang.
  11. Meningkatkan nafsu makan unggas, ternak dan ikan/udang.
  12. Membantu pembentukan pakan alami ikan dan udang (plankton).
    POC NASA tersedia dalam kemasan 250cc, 500cc, dan 3liter.
    gratis ongkos kirim Wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar!)
    Untuk pemesanan, silahkan hubungi Distributor Resmi NASA :
    RIZKI AULIA
    - 085260699210
    - Pin BB 7613F3D3 


    Moreskin Asli PT. Natural Nusantara (NASA)

    Moreskin  asli PT. Natural Nusantara (NASA)
    Setelah sukser besar dengan produk Crystal X-nya, kini PT. Natural Nusantara (NASA) menghadirkan produk kosmetik herbal, yakni MORESKIN Cosmetic Skin Care.  
    Isi Morekin Asli PT. Natural Nusanara (NASA)

    Moreskin diformulasikan efektif membantu mencerahkan, meningkatkan kekencangan kulit dan kadar air di dalamnya, sekaligus menghaluskan tampilan garis halus dan kerutan. moreskin adalah rangkaian perawatan kulit wajah sehingga kulit wajah tampak cerah, bersih, kenyal, kencang dan segar.

    Transparant Whitening Body Soap Moreskin

    Transparant Whitening Body Soap Moreskin Asli PT. Natural Nusantara (NASA)

    Sabun pembersih moreskin yang menyegarkan ini berguna untuk mengangkat kotoran dengan lembut, sekaligus menjaga kelembapannya. Sehingga kulit tampak lebih segar dan sehat.

    Cara pemakaian sabun pembersih wajah moreskin :

    basuh wajah dengan air, usapkan sabun pembersih wajah moreskin pada wajah dan leher, lalu pijat dengan gerakan memutar keluar. Bilas dengan air bersih.


    Cleansing Whitening Moreskin

    Cleansing Whitening Moreskin Asli PT. Natural Nusantara (NASA)

    Cleansing Moreskin tidak hanya mengangkat sisa kotoran, sekaligus bekerja sebagai pembersih yang mencerahkan, menghaluskan dan melembutkan kulit wajah anda. Sehingga kulit wajah anda siap menerima nutrisi dari serum dan cream pagi atau cream malam.

    Cara pemakaian Cleansing Moreskin

    Lembabkan selembar kapas dengan cleansing moreskin dan usapkan secara lembut kearah luar wajah.


    Serum Moreskin

    Serum Whitening Moreskin Asli PT. Natural Nusantara (NASA)

    Serum Moreskin formulanya sangat ringan dan mudah meresap untuk mencerahkan, mengencangkan dan memberikan kelembapan optimal pada kulit wajah anda. 70% pengguna merasakan kulit terasa lebih kencang dan kenyal.

    Cara pemakaian Serum Moreskin

    Oleskan beberapa tetes serum di sekitar wajah dan usapkan secara lembut dengan gerakan ke atas dan ke luar.



    Day Cream Moreskin

    Isi Day Cream Asli PT. Natural Nusantara (NASA)

    Day Cream Moreskin memberikan nutrisi dan kelembapan hingga 12 jam mengandung vitamin c, vitamin e, UV A filter, UV B filter, dan anti oksidan untuk memberikan perlindungan agar kulit wajah anda tetap sehat. Cream ini mudah meresap dan menghaluskan tampilan garis halus, menyamarkan kerutan pada wajah, serta membuat kulit tampak cerah dan terasa kencang.

    Cara pemakaian Day Cream Moreskin

    Oleskan cream day cream moreskin pada wajah dan usapkan secara lembut dengan gerakan ke atas dan keluar.


    Night Cream Moreskin

    Isi Night Cream Asli PT. Natural Nusantara (NASA)

    Night Cream moreskin bekerja secara aktif memberikan nutrisi intensif ketika anda tidur. Jadi ketika bangun di pagi hari anda akan merasakan kulit yang lebih tampak putih, kencang, serta kenyal. Diperkaya vitamin c, vitamin e, vitamin f, vitamin b3, protein asam amino, ekstrak daun bearberry dan ekstrak biji anggur

    Cara pemakaian night cream moreskin

    Cara pemakain night cream moreskin sama dengan cara pemakaian day cream moreskin.
    Lalu Selesaikan dengan menepuk lembut seluruh wajah dengan ujung jari.

    Harga : Rp. 600.000,- (gratis ongkos kirim Wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar!)
    Untuk pemesanan, silahkan hubungi Distributor Resmi NASA :
    RIZKI AULIA
    - 085260699210
    - Pin BB 7613F3D3



    Sabtu, 13 April 2013

    Teknis Budidaya Kelapa Sawit

    budidaya sawit
    Teknis Budidaya Kelapa Sawit ini menggunakan pupuk produksi PT. Natural Nusantara. 
    Anda juga bisa menggunakan produk yamg lain sesuai dengan kondisi setempat. 

    I. PENDAHULUAN
    Agribisnis kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.), baik yang berorientasi pasar lokal maupun global akan berhadapan dengan tuntutan kualitas produk dan kelestarian lingkungan selain tentunya kuantitas produksi.  
    PT. Natural Nusantara berusaha berperan dalam peningkatan produksi budidaya kelapa sawit secara Kuantitas, Kualitas dan tetap menjaga Kelestarian lingkungan (Aspek K-3).

    II. SYARAT PERTUMBUHAN
    2.1. Iklim

    Lama penyinaran matahari rata-rata 5-7 jam/hari. Curah hujan tahunan 1.500-4.000 mm. Temperatur optimal 24-280C. Ketinggian tempat yang ideal antara 1-500 m dpl. Kecepatan angin 5-6 km/jam untuk membantu proses penyerbukan.
    2.2. Media Tanam
    Tanah yang baik mengandung banyak lempung, beraerasi baik dan subur. Berdrainase baik, permukaan air tanah cukup dalam, solum cukup dalam (80 cm), pH tanah 4-6, dan tanah tidak berbatu. Tanah Latosol, Ultisol dan Aluvial, tanah gambut saprik, dataran pantai dan muara sungai dapat dijadikan perkebunan kelapa sawit.

    III. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA
    3.1. Pembibitan
    3.1.1. Penyemaian

    Kecambah dimasukkan polibag 12x23 atau 15x23 cm berisi 1,5-2,0 kg tanah lapisan atas yang telah diayak. Kecambah ditanam sedalam 2 cm. Tanah di polibag harus selalu lembab. Simpan polibag di bedengan dengan diameter 120 cm. Setelah berumur 3-4 bulan dan berdaun 4-5 helai bibit dipindahtanamkan.
    Bibit dari dederan dipindahkan ke dalam polibag 40x50 cm setebal 0,11 mm yang berisi 15-30 kg tanah lapisan atas yang diayak. Sebelum bibit ditanam, siram tanah dengan POC NASA 5 ml atau 0,5 tutup per liter air. Polibag diatur dalam posisi segitiga sama sisi dengan jarak 90x90 cm.

    3.1.2. Pemeliharaan Pembibitan
    Penyiraman dilakukan dua kali sehari. Penyiangan 2-3 kali sebulan atau disesuaikan dengan pertumbuhan gulma. Bibit tidak normal, berpenyakit dan mempunyai kelainan genetis harus dibuang. Seleksi dilakukan pada umur 4 dan 9 bulan.
    Pemupukan pada saat pembibitan sebagai berikut :

    Pupuk Makro
    > 15-15-6-4 Minggu ke 2 & 3 (2 gram); minggu ke 4 & 5 (4gr); minggu ke 6 & 8 (6gr); minggu ke 10 & 12 (8gr)
    > 12-12-17-2 Mingu ke 14, 15, 16 & 20 (8 gr); Minggu ke 22, 24, 26 & 28 (12gr), minggu ke 30, 32, 34 & 36 (17gr), minggu ke 38 & 40 (20gr).
    > 12-12-17-2 Minggu ke 19 & 21 (4gr); minggu ke 23 & 25 (6gr); minggu ke 27, 29 & 31 (8gr)
    > POC NASA Mulai minggu ke 1 � 40 (1-2cc/lt air perbibit disiramkan 1-2 minggu sekali).

    Catatan : Akan Lebih baik pembibitan diselingi/ditambah SUPER NASA 1-3 kali dengan dosis 1 botol untuk + 400 bibit. 1 botol SUPER NASA diencerkan dalam 4 liter (4000 ml) air dijadikan larutan induk. Kemudian setiap 1 liter air diberi 10 ml larutan induk tadi untuk penyiraman

    3.2. Teknik Penanaman
    3.2.1. Penentuan Pola Tanaman

    Pola tanam dapat monokultur ataupun tumpangsari. Tanaman penutup tanah (legume cover crop LCC) pada areal tanaman kelapa sawit sangat penting karena dapat memperbaiki sifat-sifat fisika, kimia dan biologi tanah, mencegah erosi, mempertahankan kelembaban tanah dan menekan pertumbuhan tanaman pengganggu (gulma). Penanaman tanaman kacang-kacangan sebaiknya dilaksanakan segera setelah persiapan lahan selesai.

    3.2.2. Pembuatan Lubang Tanam

    Lubang tanam dibuat beberapa hari sebelum tanam dengan ukuran 50x40 cm sedalam 40 cm. Sisa galian tanah atas (20 cm) dipisahkan dari tanah bawah. Jarak 9x9x9 m. Areal berbukit, dibuat teras melingkari bukit dan lubang berjarak 1,5 m dari sisi lereng.

    3.2.3. Cara Penanaman
    Penanaman pada awal musim hujan, setelah hujan turun dengan teratur. Sehari sebelum tanam, siram bibit pada polibag. Lepaskan plastik polybag hati-hati dan masukkan bibit ke dalam lubang. Taburkan Natural GLIO yang sudah dikembangbiakkan dalam pupuk kandang selama + 1 minggu di sekitar perakaran tanaman. Segera ditimbun dengan galian tanah atas. Siramkan POC NASA secara merata dengan dosis � 5-10 ml/ liter air setiap pohon atau semprot (dosis 3-4 tutup/tangki). Hasil akan lebih bagus jika menggunakan SUPERNASA. Adapun cara penggunaan SUPER NASA adalah sebagai berikut: 1 botol SUPER NASA diencerkan dalam 2 liter (2000 ml) air dijadikan larutan induk. Kemudian setiap 1 liter air diberi 10 ml larutan induk tadi untuk penyiraman setiap pohon.

    3.3. Pemeliharaan Tanaman
    3.3.1. Penyulaman dan Penjarangan

    Tanaman mati disulam dengan bibit berumur 10-14 bulan. Populasi 1 hektar + 135-145 pohon agar tidak ada persaingan sinar matahari.

    3.3.2. Penyiangan

    Tanah di sekitar pohon harus bersih dari gulma.

    3.3.3. Pemupukan
    Anjuran pemupukan sebagai berikut :

    Pupuk Makro

    Urea
    1. Bulan ke 6, 12, 18, 24, 30 & 36
    2. Bulan ke 42, 48, 54, 60 dst

    225 kg/ha
    1000 kg/ha

    TSP
    1. Bulan ke 6, 12, 18, 24, 30 & 36
    2. Bulan ke 48 & 60

    115 kg/ha
    750 kg/ha

    MOP/KCl
    1. Bulan ke 6, 12, 18, 24, 30 & 36
    2. Bulan ke 42, 48, 54, 60 dst

    200 kg/ha
    1200 kg/ha

    Kieserite
    1. Bulan ke 6, 12, 18, 24, 30 & 36
    2. Bulan ke 42, 48, 54, 60 dst

    75 kg/ha
    600 kg/ha

    Borax
    1. Bulan ke 6, 12, 18, 24, 30 & 36
    2. Bulan ke 42, 48, 54, 60 dst

    20 kg/ha
    40 kg/ha

    NB. : Pemberian pupuk pertama sebaiknya pada awal musim hujan (September - Oktober) dan kedua di akhir musim hujan (Maret- April). POC NASA
    a. Dosis POC NASA mulai awal tanam :


    0-36 bln
    2-3 tutup/ diencerkan secukupnya dan siramkan sekitar pangkal batang, setiap 4 - 5 bulan sekali
    >36 bln
    3-4 tutup/ diencerkan secukupnya dan siramkan sekitar pangkal batang, setiap 3 � 4 bulan sekali

    b. Dosis POC NASA pada tanaman yang sudah produksi tetapi tidak dari awal memakai POC NASA
    Tahap 1 : Aplikasikan 3 - 4 kali berturut-turut dengan interval 1-2 bln. Dosis 3-4 tutup/ pohon
    Tahap 2 : Aplikasikan setiap 3-4 bulan sekali. Dosis 3-4 tutup/ pohon
    Catatan: Akan Lebih baik pemberian diselingi/ditambah SUPER NASA 1-2 kali/tahun dengan dosis 1 botol untuk + 200 tanaman. Cara lihat Teknik Penanaman (Point 3.2.3.)

    3.3.4. Pemangkasan Daun
    Terdapat tiga jenis pemangkasan yaitu:
    a. Pemangkasan pasir
    Membuang daun kering, buah pertama atau buah busuk waktu tanaman berumur 16-20 bulan.
    b. Pemangkasan produksi
    Memotong daun yang tumbuhnya saling menumpuk (songgo dua) untuk persiapan panen umur 20-28 bulan.
    c. Pemangkasan pemeliharaan
    Membuang daun-daun songgo dua secara rutin sehingga pada pokok tanaman hanya terdapat sejumlah 28-54 helai.

    3.3.5. Kastrasi Bunga
    Memotong bunga-bunga jantan dan betina yang tumbuh pada waktu tanaman berumur 12-20 bulan.

    3.3.6. Penyerbukan Buatan
    Untuk mengoptimalkan jumlah tandan yang berbuah, dibantu penyerbukan buatan oleh manusia atau serangga.
    a. Penyerbukan oleh manusia
    Dilakukan saat tanaman berumur 2-7 minggu pada bunga betina yang sedang represif (bunga betina siap untuk diserbuki oleh serbuk sari jantan). Ciri bunga represif adalah kepala putik terbuka, warna kepala putik kemerah-merahan dan berlendir.

    Cara penyerbukan:
    1. Bak seludang bunga. 
    2. Campurkan serbuk sari dengan talk murni ( 1:2 ). Serbuk sari diambil dari pohon yang baik dan biasanya sudah dipersiapkan di laboratorium, semprotkan serbuk sari pada kepala putik dengan menggunakan baby duster/puffer.
    b. Penyerbukan oleh Serangga Penyerbuk Kelapa Sawit
    Serangga penyerbuk Elaeidobius camerunicus tertarik pada bau bunga jantan. Serangga dilepas saat bunga betina sedang represif. Keunggulan cara ini adalah tandan buah lebih besar, bentuk buah lebih sempurna, produksi minyak lebih besar 15% dan produksi inti (minyak inti) meningkat sampai 30%.

    3.4. Hama dan Penyakit
    3.4.1. Hama
    a. Hama Tungau

    Penyebab: tungau merah (Oligonychus). Bagian diserang adalah daun. Gejala: daun menjadi mengkilap dan berwarna bronz.
    Pengendalian: Semprot Pestona atau Natural BVR.

    b. Ulat Setora
    Penyebab: Setora nitens. Bagian yang diserang adalah daun.
    Gejala: daun dimakan sehingga tersisa lidinya saja. 
     Pengendalian: Penyemprotan dengan Pestona.

    3.4.2. Penyakit
    a. Root Blast

    Penyebab: Rhizoctonia lamellifera dan Phythium Sp. Bagian diserang akar. Gejala: bibit di persemaian mati mendadak, tanaman dewasa layu dan mati, terjadi pembusukan akar. 
     Pengendalian: pembuatan persemaian yang baik, pemberian air irigasi di musim kemarau, penggunaan bibit berumur lebih dari 11 bulan. Pencegahan dengan pengunaan Natural GLIO.

    b. Garis Kuning
    Penyebab: Fusarium oxysporum. Bagian diserang daun. Gejala: bulatan oval berwarna kuning pucat mengelilingi warna coklat pada daun, daun mengering. Pengendalian: inokulasi penyakit pada bibit dan tanaman muda. Pencegahan dengan pengunaan Natural GLIO semenjak awal.

    c. Dry Basal Rot

    Penyebab: Ceratocyctis paradoxa. Bagian diserang batang. Gejala: pelepah mudah patah, daun membusuk dan kering; daun muda mati dan kering. Pengendalian: adalah dengan menanam bibit yang telah diinokulasi penyakit.
    Catatan : Jika pengendalian hama penyakit dengan menggunakan pestisida alami belum mengatasi dapat dipergunakan pestisida kimia yang dianjurkan. Agar penyemprotan pestisida kimia lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat Perata AERO 810, dosis + 5 ml (1/2 tutup)/tangki. Penyemprotan herbisida (untuk gulma) agar lebih efektif dan efisien dapat di campur Perekat Perata AERO 810, dosis + 5 ml (1/2 tutup)/tangki .

    3.5. Panen
    3.5.1. Umur Panen

    Mulai berbuah setelah 2,5 tahun dan masak 5,5 bulan setelah penyerbukan. Dapat dipanen jika tanaman telah berumur 31 bulan, sedikitnya 60% buah telah matang panen, dari 5 pohon terdapat 1 tandan buah matang panen. Ciri tandan matang panen adalah sedikitnya ada 5 buah yang lepas/jatuh dari tandan yang beratnya kurang dari 10 kg atau sedikitnya ada 10 buah yang lepas dari tandan yang beratnya 10 kg atau lebih.

    Selasa, 30 Oktober 2012

    Distributor POC NASA

    POC NASA  adalah sebuah produk revolusioner yang telah digunakan dan telah terbukti berhasil meningkatkan hasil pertanian, perikanan, perkebunan dan juga peternakan.

    Adapun fungsi dari POC NASA antara lain bisa dilihat disini.
     Jika anda ingin membuktikan kualitas produk POC NASA yang asli dari distributor resmi POC NASA, silahkan hubungi saya di 0817.042.9050 untuk informasi produk dan pemesanan.
    Saya jamin produk akan dikirim sampai alamat tujuan atau kadang kadang harus diambil di agen ekspedisi. 

    Oy bos... kita juga ada POC NASA kemasan besar yang cocok untuk budidaya skala besar karena harganya yang lebih murah dari pada kemasan kecil.

    Distributor Resmi Supernasa

    Distributor SUPERNASA.....?
    Anda bingung mencari distributor Supernasa yang resmi....?
    Anda pingin produksi pertanian anda meningkat....?
    Anda pingin kualitas lahan pertanian anda menjadi baik sehingga hasil akan maksimal....?
    Lahan pertanian anda rusak....?
    atau
    Anda bingung mencari produk SUPERNASA......?
    Anda pingin membuktikan kualitas dari SUPERNASA......?

    Silahkan hubungi saya gan....
    Ini nomer hp saya: 0817.042.9050.

    Akan saya kirim SUPERNASA kemanapun anda berada asal masih bisa dijangkau armada ekspedisi dan Pos Indonesia.

    Adapun SUPERNASA antaralain berguna untuk:
    1. Supernasa mampu memperbaiki lahan yang telah rusak :
    • Meningkatkan kesuburan fisik tanah : memperbaiki tanah yang keras menjadi gembur secara berangsur-angsur.
    • Meningkatkan kesuburan khemis tanah : memberikan semua jenis unsur makro dan unsur mikro lengkap bagi tanaman.
    • Meningkatkan kesuburan biologis tanah : membantu perkembangan mikroorganisme tanah yang bermanfaat bagi tanaman.
    2. Supernasa dapat mengurangi jumlah penggunaan pupuk NPK kimia seperti Urea, SP-36 dan KCl sebesar 25% � 50%.

    Buat agan agan juragan sawit, produk ini juga bisa meyuburkan lahan, menstabilkan PH tanah(jika ditambah dolomit) dll yang otomatis akan menambah umur tanaman, menambah hasil produksi,dll.
    Untuk detail poduk SUPER NASA, bisa dilihat disini.

    Ada juga Supernasa kemasan 3kg yang lebih murah dan ekonomis.
    Untuk 1 hektar lahan, hanya membutuhkan 1-2 kotak saja.
     

    Minggu, 09 September 2012

    Teknis Budidaya Mangga

    Teknis Budidaya Mangga dibawah ini menggunakan teknologi dari Nasa(Natural Nusantara)

    PENDAHULUAN
    Produksi mangga pada saat ini belum mampu memenuhi permintaan pasar, khususnya pasar luar negeri. Ketidakmampuan ini bukan hanya disebabkan produktivitas rendah tetapi juga kualitasnya masih kurang. Kondisi ini disebabkan oleh penerapan teknologi budidaya yang belum optimal.
    Memperhatikan hal tersebut PT. NATURAL NUSANTARA membantu peningkatan produksi secara kuantitas , kualitas dan kelestarian (Aspek K-3). sehingga petani mampu bersaing di era pasar bebas.
    AGROEKOLOGI
    Tanaman mangga tumbuh baik pada ketinggian 50-300 m dpl pada lapisan tanah tebal dan struktur tanah remah dan berbutir-butir.
    VARIETAS
    Varietas yang bernilai jual tinggi antara lain Gadung 21 atau Arumanis 143. Varietas lainnya adalah Manalagi 69, Lalijiwo, Chokanan dan Golek 31.
    PERSIAPAN LAHAN
    Lubang tanam dibuat 1-2 bulan sebelum tanam,ukuran 1 m x 1m x 1 m dan jarak tanam 6 m x 8 m. Dua minggu sebelum pelaksanaan tanam, tanah galian dimasukkan kembali ke dalam lubang tanam dengan campur pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1. Akan lebih optimal siram SUPERNASA (0,5 sdm / + 5 lt air/pohon).
    PENANAMAN
    Penanaman di awal musim hujan. Sebelum bibit ditanam kantong plastik dilepas. Kedalaman tanam + 15-20 cm diatas leher akar dan tanah disekitar tanaman ditekan ke arah tanaman agar tidak roboh. Tanaman diberi naungan dengan posisi miring ke barat dan selanjutnya dikurangi sedikit demi sedikit.
     

    PEMUPUKAN
    ~ Pupuk Kandang (PK) diberikan 1 kali pada awal musim hujan. Caranya dibenamkan disekitar pohon selebar tajuk tanaman atau menggali lubang pada sisi tanaman. Mangga umur 1 - 5 tahun diberi 30 kg PK, umur 6 - 15 tahun diberi 60 kg PK. Akan lebih optimal jika ditambahkan ~ ~ SUPERNASA atau jika pupuk kandang sulit dapat digunakan SUPERNASA dengan dosis :
    - Alternatif 1 : 0,5 sendok makan/ 5 lt air per tanaman.
    - Alternatif 2 : 1 botol SUPER NASA encerkan dalam 2 lt (2000 ml) air jadikan larutan induk. Kemudian setiap 1 lt air diberi 20 ml larutan induk tadi untuk menyiram per pohon.
    ~ Pemberian SUPERNASA selanjutnya dapat diberikan setiap 3 - 4 bulan sekali.
    ~ Penyemprotan POC NASA (4-5 ttp/tangki) atau lebih optimal POC NASA (3-4 ttp) + HORMONIK (1 ttp ) per tangki setiap 1 - 3 bulan sekali.
    ~ Pupuk NPK 2 kali setahun di awal (Nopember - Desember), akhir musim hujan (April - Mei) dosis sbb:
    Umur (th) PK
    (kg)
    Dosis Pupuk Makro (KG/Pohon)
    ZA TSP KCl
    1 � 3 20 � 30 0.5 � 1 0.25-0.5 0.25-0.5
    4 - 6 30 � 40 1 � 2 0.5 � 1 0.5 � 1
    7 � 10 50 � 60 2 � 3 1 � 1.5 1 � 1.5
    > 10 50 � 60 3 � 4 1.5 � 2 1.5 � 2
    PEMANGKASAN
    Pangkas Bentuk (3 tahap) :
    Tahap I : umur 1 tahun setelah tanam pada musim hujan dengan memotong batang setinggi 50 - 60 cm dari permukaan tanah dan pemotongan di atas bidang sambungan. Dari cabang yang tumbuh dipelihara 3 cabang yang arahnya menyebar.
    Tahap II : pemangkasan dilakukan pada ketiga cabang yang tumbuh tersebut setelah berumur 2 tahun, caranya menyisakan 1 - 2 ruas/pupus. Tunas yang tumbuh pada masing-masing cabang dipelihara 3 tunas. Jika lebih dibuang. Tahapan pemangkasan tersebut akan diperoleh pohon dengan rumus cabang 1- 3 - 9.
    Tahap III : umur 3 tahun, cara sama seperti tahap II, tetapi tunas yang tumbuh dipelihara semua untuk produksi.
    PANGKAS PRODUKSI
    Pemangkasan ini untuk memelihara tanaman dengan memotong cabang mati / kering, cabang yang tumbuh ke dalam dan ke bawah serta cabang air yaitu cabang muda yang tidak akan menghasilkan buah. Pemangkasan produksi dilaksanakan segera setelah panen.
    PENDANGIRAN
    Dilakukan 2 kali dalam setahun pada awal dan akhir musim hujan, dengan membalik tanah (pembumbunan) di sekitar kaca tanaman agar patogen yang ada dalam tanah mati.
    MULCHING (MULSA)
    Pemberian mulsa di akhir musim hujan, menggunakan jerami / sisa-sisa bekas pangkasan / tanaman sela.
    PENGENDALIAN GULMA
    Pengendalian gulma dilakukan minimal 3 kali setahun.
    INDUKSI BUNGA
    Untuk merangsang pembungaan digunakan Pupuk Organik Padat SUPER NASA dengan dosis 1-2 sendok/pohon dicampur 10 liter air disiramkan secara merata di bawah kanopi pohon setelah pupus kedua ( Februari-Maret) dan disemprot POC NASA (3-4 ttp/tangki) + HORMONIK (1 ttp) per tangki.
    PENGELOLAAN BUNGA DAN BUAH
    Pengelolaan bunga dan buah dilakukan 4 kali, pada saat bud break, bud elongation, mango size (kacang hijau) dan marble size (jagung). Pupuk yang digunakan :
    1. Monokalsium Phospat ( MKP ) diberikan sebelum muncul tunas baru atau bud break dan pada saat bud break atau bud elongation (dosis 2,5 gr/liter).
    2. POC NASA diberikan saat bud break, bud elongation, (dosis 4-5 tutup/tangki).
    3. POC NASA (3-4 ttp) + HORMONIK (1 ttp) per tangki diberikan pada saat mango size dan marble size.
    HAMA DAN PENYAKIT
    a. Tip Borer, Clumetia transversa
    Ulat ini menggerek pucuk yang masih muda (flush) dan malai bunga dengan mengebor/menggerek tunas atau malai menuju ke bawah. Tunas daun atau malai bunga menjadi layu, kering akibatnya rusak dan transportasi unsur hara terhenti kemudian mati. Pengendalian; cabang tunas terinfeksi dipotong lalu dibakar, pendangiran untuk mematikan pupa, penyemprotan dengan PESTONA.
    b. Thrips ( Scirtothrips dorsalis )
    Hama ini sering disebut thrips bergaris merah karena pada segment perut yang pertama terdapat suatu garis merah. Hama ini selain menyerang daun muda juga bunga dengan menusuk dan menghisap cairan dari epidermis daun dan buah. Tempat tusukan bisa menjadi sumber penyakit. Daun kelihatan seperti terbakar, warna coklat dan menggelinting. Apabila bunga diketok-ketok dengan tangan dan dibawahnya ditaruh alas dengan kertas putih akan terlihat banyak thrips yang jatuh. Pengendalian : tunas muda terserang dipotong lalu dibakar, tangkap dengan perangkap warna kuning, pemangkasan teratur, penyemprotan dengan BVR atau PESTONA
    c. Ulat Phylotroctis sp.
    Warna sedikit coklat (beda dengan Clumetia sp. yang warnanya hijau) sering menggerek pangkal calon malai bunga. Telur Phyloctroctis sp. menetas dan dewasa menyerang tangkai buah muda (pentil). Buah muda gugur karena lapisan absisi pada tangkai buah bernanah kehitaman. Aktif pada malam hari. Pengendalian dengan PESTONA.
    d. Seed Borer, Noorda albizonalis
    Hama ini menggerek buah pada bagian ujung atau tengah dan umumnya meninggalkan bekas kotoran dan sering menyebabkan buah pecah. Ulat ini langsung menggerek biji buah akibatnya buah busuk dan jatuh. Berbeda dengan Black Borer yang menggerek buah pada bagian pangkal buah. Lubang gerekan dapat sebagai sumber penyakit. Pengendalian : pembungkusan buah, kumpulkan buah terserang lalu dibakar, semprot dengan PESTONA.

    e. Wereng mangga ( Idiocerus sp.)
    Serangan terjadi saat malai bunga stadia bud elongation. Nimfa dan wereng dewasa menyerang secara bersamaan dengan menghisap cairan pada bunga, sehingga kering, penyerbukan dan pembentukan buah terganggu kemudian mati. Serangan parah terjadi jika didukung cuaca panas yang lembab. Hama ini dapat mengundang tumbuh dan berkembangnya penyakit embun jelaga (sooty mold) dengan dikeluarkan embun madu dari wereng yang dapat menyebabkan phytotoxic pada tunas, daun dan bunga. Pengendalian : pengasapan, penyemprotan BVR/PESTONA sebelum bunga mekar/pada sore hari.

    f. Lalat Buah ( Bractocera dorsalis )
    Buah yang terserang mula-mula tampak titik hitam, di sekitar titik menjadi kuning, buah busuk serta terjadi perkembangan larva. Bersifat agravator yaitu memungkinkan serangan hama sekunder (Drosophilla sp.), jamur dan bakteri. Pengendalian : pembungkusan buah , pemasangan perangkap lalat buah.

    g. Penyakit Antraknose (Colletotrichum sp.)
    Terjadi bintik-bintik hitam pada flush, daun, malai dan buah. Serangan menghebat jika terlalu lembab, banyak awan, hujan waktu masa berbunga dan waktu malam hari timbul embun yang banyak. Apabila bunganya terserang maka seluruh panenan akan gagal karena bunga menjadi rontok. Pengendalian : pemangkasan, penanaman jangan terlalu rapat, bagian tanaman terserang dikumpulkan dan dibakar.

    h. Penyakit Recife, Diplodia recifensis
    Penyakit ini disebut juga Blendok, vektor penyakit ini adalah kumbang Xyleborus affinis. Kumbang ini membuat terowongan di batang/cabang kemudian dan cendawan Diplodia masuk ke dalam terowongan. Di luar tempat kumbang menggerek akan keluar blendok (getah). Penyakit mangga lainnya seperti embun jelaga (jamur Meliola mangiferae), kudis/scab (Elsinoe mangiferae), bercak karat merah (ganggang Cephaleuros sp.)

    Catatan : Jika Pengendalian hama dan penyakit dengan pestisida alami belum mengatasi, dapat digunakan pestisida kimia sesuai anjuran. Agar penyemprotan lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat Perata AERO 810 dosis + 5 ml (0,5 tutup)per tangki. Penyemprotan herbisida (untuk gulma) agar lebih efektif dan efisien dapat di campur Perekat Perata AERO 810, dosis + 5 ml (1/2 tutup)/tangki

    PANEN DAN PASCA PANEN
    Panen dilakukan pada umur + 97 hari setelah bunga mekar, buah berbedak, dan pada jam 09.00 - 16.00 WIB dengan menyisakan tangkai buah sekitar 0,5 - 1 cm.